
Sleman – Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Proses akreditasi ini ditujukan untuk Program Studi S1 Farmasi dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).
Penyambutan Hangat Asesor LAM-PTKes
Rangkaian acara pembukaan dimulai pada Kamis, 7 Mei 2026. Mahasiswa “Achmad Yani Muda” menyambut hangat kedatangan para asesor dengan yel-yel semangat dan penampilan drumband. Setelah penyambutan tersebut, acara resmi berlanjut di Ruang Amphitheater, Gedung D Unjaya.
Pembukaan ini dihadiri oleh tiga asesor LAM-PTKes, yaitu:
-
Prof. apt. Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D.
-
Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS.
-
apt. Desak Ketut Ernawati, M.Pharm., Ph.D.
Turut hadir pula Kabiddik YKEP, Mayjen TNI (Purn.) Robertus Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M., serta jajaran pejabat struktural Unjaya.
Dalam kesempatan ini, Rektor Unjaya, Prof. Dr. rer.nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si., menyampaikan komitmen penuh universitas. Unjaya akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan mutu prodi yang unggul dan berdampak luas.

Prestasi Membanggakan Prodi Farmasi dan PSPPA
Meski berstatus sebagai program studi termuda di Fakultas Kesehatan, Prodi S1 Farmasi dan PSPPA telah mencatat berbagai prestasi membanggakan. Salah satu pencapaian utamanya adalah tingkat kelulusan pertama PSPPA yang berhasil mencapai 100%. Selain itu, seluruh civitas akademika juga terus menyumbang berbagai prestasi lainnya.
Unjaya terus memperkuat keunggulan Prodi Farmasi melalui beberapa fokus strategis. Fokus tersebut meliputi promosi kesehatan, upaya promotif dan preventif berbasis bukti, pemanfaatan obat bahan alam, serta peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Pihak universitas juga mendukung keunggulan ini melalui kolaborasi multidisiplin dengan berbagai prodi lain.
Transformasi Strategis dan Proses Visitasi
Saat ini, Unjaya terus melakukan berbagai transformasi strategis. Langkah tersebut di antaranya adalah penyesuaian kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan. Selain itu, universitas memperkuat NKJA sebagai fondasi karakter lulusan, serta mengimplementasikan Sistem Patriot untuk mendukung tata kelola berbasis data yang transparan dan akuntabel.
Asesmen Lapangan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 6 hingga 10 Mei 2026. Rangkaian kegiatan mencakup presentasi Dekan dan Kaprodi, pengecekan sarana prasarana, serta wawancara dengan pengguna lulusan, alumni, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Tim juga melakukan peninjauan wahana praktik, verifikasi dokumen, hingga acara penutupan.
Pada hari kedua, tim asesor meninjau langsung beberapa wahana praktik mitra Unjaya. Lokasi peninjauan meliputi Industri Hufa Semarang, Puskesmas Kalasan, PBF Sapta Sari, RSPAU Hardjo Lukito, dan Apotek Ramadhan. Setelah peninjauan, kegiatan berlanjut dengan verifikasi dokumen pendukung.

Memasuki hari ketiga, tim asesor melanjutkan verifikasi dokumen kerja mandiri. Agenda kemudian ditutup dengan penyampaian laporan penilaian sementara, perbaikan dokumen, penandatanganan berita acara, dan penutupan resmi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Unjaya dalam mewujudkan mutu akademik unggul. Langkah ini juga selaras dengan visi penguatan ketahanan nasional di bidang kesehatan. Melalui proses asesmen ini, Program Studi Farmasi Unjaya diharapkan dapat semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. [and/kpa]



