
Sleman, 21 Mei 2026 – Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Keperawatan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes). Proses akreditasi ini ditujukan bagi Program Studi Keperawatan (S-1) dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners.

Penyambutan Hangat Asesor LAM-PTKes
Kegiatan pembukaan dimulai dengan penyambutan hangat bagi para asesor. Mahasiswa “Achmad Yani Muda” menyemarakkan suasana dengan yel-yel penuh semangat dan penampilan drumband. Setelah itu, acara resmi berlanjut di Ruang Amphitheater, Gedung D Unjaya.
Rektor Unjaya, Prof. Dr. rer.nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si., menyambut baik kehadiran tim penilai. Beliau menyampaikan terima kasih kepada tiga orang asesor LAM-PTKes, yaitu:
-
Dr. Windu Santoso, S.Kp., M.Kep.
-
Dr. Ns. Takdir Tahir, S.Kep., M.Kes.
-
Dr. Wahyu Hidayati, S.Kp., M.Kep., Sp.KMB.
Rektor mengapresiasi kehadiran dan pendampingan seluruh tim selama asesmen lapangan berlangsung. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi Unjaya untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan keperawatan.
Peran Sentral Profesi Ners dan Kekhasan Unjaya
Dalam sambutannya, Rektor menekankan peran penting profesi keperawatan. Profesi ini memegang kendali sentral dalam pelayanan kesehatan yang holistik, penuh empati (compassionate), dan berbasis bukti.
Untuk mendukung hal tersebut, kedua prodi ini mengembangkan keunggulan khusus. Fokus utamanya terletak pada pengembangan kompetensi klinis yang kuat serta pemenuhan keselamatan pasien (patient safety). Selain itu, Unjaya juga menanamkan nilai-nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani melalui semangat nasionalis, patriotik, dan heroik dalam pelayanan.
Kurikulum Adaptif dan Proses Visitasi lapangan
Kedua program studi terus memperkuat integrasi antara teori dan praktik klinik. Pihak prodi juga memperkuat riset berbasis komunitas serta kolaborasi interdisiplin dengan berbagai prodi kesehatan lain di Unjaya. Saat ini, kurikulum yang adaptif dengan industri kesehatan menjadi prioritas utama. Langkah ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan modern.

Asesmen Lapangan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 17 hingga 21 Mei 2026. Rangkaian kegiatan berjalan padat dan sistematis. Agenda meliputi presentasi Dekan dan Kaprodi, pengecekan sarana prasarana, hingga wawancara dengan pengguna lulusan, alumni, mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Tim juga melakukan peninjauan wahana praktik dan verifikasi dokumen sebelum acara penutupan.

Pada hari kedua, tim asesor meninjau langsung beberapa wahana praktik mitra Unjaya. Lokasi peninjauan meliputi RSUD Sleman, Puskesmas Kalasan, dan Desa Cupuwatu, Kalasan. Setelah peninjauan, kegiatan berlanjut dengan verifikasi dokumen pendukung.

Memasuki hari ketiga, tim asesor melanjutkan verifikasi dokumen kerja mandiri. Agenda kemudian ditutup dengan penyampaian laporan penilaian sementara, perbaikan dokumen, penandatanganan berita acara, dan penutupan resmi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Unjaya dalam mewujudkan mutu akademik yang unggul. Langkah strategis ini juga selaras dengan visi kampus untuk memperkuat ketahanan nasional di bidang kesehatan.



