Unjaya Lantik 73 Ners dan Bidan, Tekankan Pelayanan yang Memberikan Rasa Aman bagi Pasien

Sleman – Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) menyelenggarakan Sumpah Profesi Ners dan Bidan Periode II Tahun 2026 pada Kamis (29/10/2026) di Ruang Amphiteater Gedung D Unjaya. Selain itu, sebanyak 73 lulusan Fakultas Kesehatan mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas 26 lulusan Profesi Ners dan 47 lulusan Profesi Bidan.

Prosesi Pengambilan Sumpah Profesi

Wakil Rektor I Unjaya, Wenny Savitri, S.Kep., Ns., MNS, bersama Dekan Fakultas Kesehatan, Dr. Ida Nursanti, S.Kep., Ns., MPH, memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah.

Sementara itu, sejumlah tamu penting turut menyaksikan acara ini, antara lain:

  • Retno Sumiyar Rini, S.Kep., Ns., M.Med.Ed. (Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners)
  • Tri Prabowo, S.Kp., M.Sc. (Ketua PPNI Provinsi DIY)
  • Dwi Yulinda, S.SiT., M.Keb. (Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan)
  • Isti Triyani, S.Tr., Bdn., M.Kes. (Ketua PD IBI DIY)

Pesan Penting untuk Lulusan Baru

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Unjaya menegaskan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremoni akademik. Di sisi lain, ikrar ini menandai awal tanggung jawab besar tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, para lulusan wajib mengaplikasikan kompetensi mereka melalui pelayanan profesional, penuh empati, serta berorientasi pada keselamatan pasien.

“Saya ingin menitipkan satu kalimat untuk Saudara ingat: Semoga setiap pasien yang Saudara temui merasa lebih aman karena kehadiran Saudara,” pesannya.

Pesan tersebut mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga komitmen profesi. Selaras dengan hal itu, para tenaga kesehatan harus menghadapi berbagai tantangan dunia kerja dengan kesiapan mental tinggi. Mereka tidak hanya dituntut menguasai tindakan medis, tetapi juga wajib menghadirkan rasa aman, kepercayaan, dan kepedulian nyata bagi pasien.

Komitmen Mutu Kesehatan Unjaya

Melalui kegiatan ini, Unjaya kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas tinggi, dan memegang teguh etika profesi. Berdasarkan hal tersebut, para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu mereka secara langsung di lapangan demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat luas.

Pada akhirnya, sebanyak 73 lulusan kini resmi mengawali langkah profesional mereka. Bekal akademik dan ikrar sumpah yang telah diucapkan tentu menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, humanis, dan bertanggung jawab.

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *