
Yogyakarta — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di semester mendatang, Biro Kajian dan Inovasi Akademik (Biro KIA) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Pedagogik Dosen. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 untuk Fakultas Kesehatan, 19 Agustus 2026 untuk Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi, serta 3 September 2026 untuk Fakultas Ekonomi dan Sosial.
Peserta dan Pembukaan Acara



Sebanyak 92 dosen dari berbagai program studi mengikuti workshop di Ruang Auditorium Kampus 1 Unjaya. Para peserta berasal dari bidang kesehatan, teknik, teknologi informasi, ekonomi, hukum, manajemen, dan psikologi. Kegiatan ini menjadi langkah penting Unjaya dalam menyiapkan penyelenggaraan pembelajaran Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Wakil Rektor 1, Wenny Savitri, MNS, membuka acara secara resmi. Ia membawakan materi tentang etika dan moral dosen, dasar-dasar komunikasi, keterampilan mengajar, serta kurikulum berpendidikan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa melalui kurikulum, metode mengajar, dan penilaian yang terukur.
Penyusunan Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran

Kepala Biro KIA, Dr. Silvia Ari Agustina, S.ST., MPH., turut menyampaikan materi penting. Ia membahas profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bentuk dan metode pembelajaran, penentuan bobot bahan kajian, beban SKS, hingga penyusunan CPMK dan sub-CPMK. Selain itu, beliau menjelaskan metode penilaian CPL dan panduan teknis penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Praktik Langsung Menyusun RPS
Setelah sesi istirahat, tim Biro KIA mendampingi para dosen untuk menyusun draft RPS secara langsung. Peserta kemudian mempresentasikan dan mereview hasil kerja mereka. Seluruh dosen wajib membawa draft RPS yang akan mereka gunakan pada semester gasal mendatang.
Workshop berlangsung secara interaktif. Para dosen tidak hanya menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran. Melalui workshop ini, Unjaya berharap kompetensi pedagogik dosen semakin kuat sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih berkualitas dan bermakna bagi mahasiswa. [and/se]



