
Yogyakarta – Kepala Perpustakaan Unjaya sekaligus Ketua FPPTI DIY, Risty Prasetyawati, S.IP., M.A., menjadi narasumber dalam kegiatan audiensi dan anjangsana. Acara ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi swasta. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Ruang Sidang Utama LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.
LLDIKTI Wilayah V dan FPPTI DIY mengagendakan acara ini secara kolaboratif. Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., bersama Ketua FPPTI DIY memfasilitasi forum ini. Pertemuan tersebut membahas pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di DIY. Salah satu peserta dari Akademi Pariwisata Yogyakarta menyampaikan tantangan mereka. Tantangan itu meliputi rendahnya minat baca serta isu penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam karya ilmiah.

Menanggapi hal tersebut, Risty Prasetyawati menekankan pentingnya kenyamanan perpustakaan bagi mahasiswa.
“Pengelola perlu meningkatkan daya tarik perpustakaan melalui kerja sama dengan dosen. Dosen dapat memberi penugasan berbasis sumber referensi perpustakaan. Selain itu, pengelola wajib menyediakan pendingin ruangan, area baca nyaman, dan Wi-Fi yang memadai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa FPPTI DIY mendorong penguatan literasi informasi. Penggunaan AI di kalangan mahasiswa harus berlandaskan etika. Pemanfaatannya wajib tepat, bijaksana, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Para peserta mengikuti diskusi secara interaktif. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah masukan dan arah tindak lanjut strategis. Langkah tersebut bertujuan memperkuat ekosistem perpustakaan dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kehadiran Kepala Perpustakaan Unjaya mempertegas komitmen institusi dalam pengembangan literasi regional. Hasil audiensi ini diharapkan menjadi landasan kolaborasi berkelanjutan antara perpustakaan, LLDIKTI, dan pemangku kepentingan.




