Unjaya Tuan Rumah Orientasi Pengemudi Ambulans

SLEMAN –  Bertempat di Kampus 2 Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya), dilaksanakan kegiatan Orientasi Pengemudi Ambulance hasil kerja sama Unjaya, Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY), dan Badan Amil Zakat Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta (Baznas DIY) pada Sabtu, (6/8/2022). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 100 pengemudi Ambulans dari Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, dan Komunitas yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta PMI Kabupaten & Kota di DIY.

Dalam sambutannya, Rektor Unjaya, Dr. Drs. Djoko Susilo, S.T., M.T., IPU., yang diwakili Wakil Rektor 2, Lily Yulaikhah, S.Si.T., M.Keb., menyampaikan ucapan selamat datang dilingkungan Unjaya, dan menyampaikan bahwa kegiatan hari merupakan salah satu bentuk dukungan Unjaya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam Pengabdian kepada Masyarakat. Sedangkan dalam sambutannya, Wakil Ketua PMI DIY, Irjen Pol (Purn) Drs. R.M. Haka Astana M. Widya, S.H., menyampaikan bahwa dalam kondisi kegawatdaruratan, pengemudi ambulans mempunyai peranan yang sangat penting untuk menyelamatkan pasien. “Pengetahuan, keterampilan, serta kondisi psikologis pengemudi harus disiapkan dalam menjalankan tugasnya. Orientasi ini adalah langkah awal menyiapkan pengemudi ambulans dalam menjalankan tugasnya dan tentunya mereka masih membutuhkan pelatihan lebih lanjut,” tuturnya.  Lebih lanjut Wakil Ketua PMI DIY mengharapkan orientasi pengemudi ambulans tersebut tidak akan berhenti begitu saja namun, akan memunculkan inisiasi kesepakatan antar berbagai lembaga, instansi, komunitas, dan masyarakat untuk mewadahi pengemudi ambulans dalam meningkatkan kapasitasnya dalam melayani masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Orientasi Pengemudi Ambulans ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu dr. Arroyan dari PMI DIY yang membahas tentang lambang, regulasi umum, dan etika pertolongan pertama, dr Dwi Hikmah Watiningsih, M. Kes  dari Dinas Kesehatan DIY dengan materi regulasi Ambulans, AKBP Arief Murtadlo, S.H., dari Ditlantas Polda DIY membahas tentang norma dan etika mengemudikan ambulans berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Putri Pusvitasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog., dari Unjaya akan berbicara mengenai psikologi kru Ambulans. [KPP]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.