Himapsi Unjani Yogyakarta Selenggarakan Mental Health Week 2019

SLEMAN – Tanggal 10 Oktober merupakan tanggal diperingatinya Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tak ketinggalan, Himpunan Mahasiswa Psikologi (Himapsi) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kerja Himapsi dalam rangka ikut menyemarakkan Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2019 dimana World Health Organization (WHO) dengan tema “Bekerja Bersama untuk Mencegah Perilaku Bunuh Diri”. Adapun rangkaian kegiatan “Himapsi Mental Health Week” yang telah diselenggarakan pada bulan Oktober 2019 sebagai berikut:

Rangkaian kegiatan dimulai dari Kampanye Milenial yang menyuarakan tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan mental kepada masyarakat. Kampanye ini dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2019 yang dihadiri pula oleh delegasi dari Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah IV, serta delegasi dari Organisasi Psikologi lain yang tergabung dalam ILMPI Wilayah IV. Kampanye Milenial dibuka dengan flashmob yang dilakukan oleh seluruh panitia kegiatan. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan drama yang diperankan oleh Mahasiswa Psikologi Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta dengan tema Kesehatan Mental. Diselingi dengan tari kreasi tradisional untuk menyatukan diri dimana kita sedang berpijak (Yogyakarta yang notabene kental akan budaya). Orasi Kesehatan Mental tak lupa kami masukkan dalam rundown acara untuk menambah kesan “Kampanye” sekaligus dengan menumbuhkan harap, pesan dari kampanye ini dapat dipahami oleh masyarakat luas yang sebagian besar masih awam akan kesehatan mental. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan kain hitam yang dibentangkan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap kepedulian kita terhadap kesehatan mental. Setelah itu, ditutup dengan flashmob kembali.

Kegiatan selanjutnya adalah Pelatihan Psychological First Aid (PFA) yang diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober 2019 bertempat di Auditorium Kampus 1 Unjani Yogyakarta yang diikuti oleh seluruh Mahasiswa Psikologi Unjani Yogyakarta beserta tamu undangan yang merupakan delegasi dari ILMPI Wilayah IV juga Organisasi Psikologi lain yang tergabung dalam ILMPI Wilayah IV. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber yang sekaligus merupakan seorang trainer juga konselor, yaitu Ibu Martaria Rizky Rinaldi, M.Psi., Psikolog. Dalam materinya, beliau memberikan pelatihan sederhana mengenai konsep umum PFA, dimana peserta diminta berkelompok kemudian mendiskusikan sebuah kasus bencana yang pernah dialami, kemudian membandingkan apa yang mereka lakukan dahulu sebelum mengenal PFA dan setelah mengenal PFA.

Sebagai puncak acara, Himapsi menyelenggarakan Seminar Umum dengan mengambil tema “Menjadi Milenial yang Unggul, Terdepan, dan Sehat Mental Dalam Menghadapi Perubahan Dunia”. Seminar diselenggarakan pada tanggal 19 Oktober 2019 bertempat di Auditorium Kampus 1 Unjani Yogyakarta. Tak ketinggalan, seminar juga dihadiri tamu undangan yang merupakan delegasi dari ILMPI Wilayah IV juga Organisasi Psikologi lain yang tergabung dalam ILMPI Wilayah IV. Seminar ini menghadirkan Narasumber, Bapak Fanny Fauzi Hanifunni’am sebagai narasumber membawakan materinya dengan sangat atraktif. Beliau mengemas materi dengan konsep yang menyenangkan. Tak jarang, audiens tertawa dibuatnya. Namun begitu, materi yang diberikan tetap dapat diterima di pikiran audiens. Tak lupa, beliau sedikit membahas terkait fenomena Film Joker yang tengah ramai menjadi perbincangan di antara penggiat psikologi. Sebagai penutup, semua audiens berfoto bersama dengan Bapak Fanny Fauzi Hanifunni’am.

Himapsi Prodi Psikologi FES Unjani Yogyakarta berharap, dengan kami menyelenggarakan rangkaian kegiatan ini dalam rangka ikut menyemarakkan Hari Kesehatan Mental Sedunia, masyarakat menjadi lebih paham dan lebih peduli terhadap kesehatan mental diri sendiri juga orang lain. [arini/kpp]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.